Unwahas Semarang Buka Dua Prodi Baru: Teknik Pertambangan dan Fisioterapi

SEMARANG – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang resmi nambah dua program studi baru buat jenjang S1, yaitu Teknik Pertambangan dan Fisioterapi. Izin operasionalnya dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisintek) udah turun.

Rektor Unwahas, Prof Helmy Purwanto, bilang kalau mulai tahun akademik 2026/2027 ini, pendaftaran mahasiswa baru udah dibuka. Prodi Teknik Pertambangan nempel di Fakultas Teknik, sementara Fisioterapi berada di bawah Fakultas Keguruan, Olahraga dan Kesehatan.

“Fasilitas perkuliahan, termasuk laboratorium buat dua prodi ini udah disiapkan di Kampus II Unwahas yang lokasinya di Nongkosawit, Gunungpati, Semarang,” kata Prof Helmy usai acara peluncuran prodi Teknik Pertambangan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Hotel PO Semarang, Sabtu (9/5/2026).

WhatsApp Hubungi Kami

Menurutnya, dengan adanya prodi S1 Teknik Pertambangan ini, Unwahas tercatat sebagai perguruan tinggi pertama di Jawa Tengah yang punya prodi tersebut. Pihaknya optimis prodi ini bakal diminati oleh lulusan SMA/SMK se-Jateng bahkan dari luar provinsi.

Di tahun pertama penerimaan mahasiswa baru, kuotanya dibatasi cuma 40 orang. Sampai sekarang yang udah daftar baru 26 orang. Karena itu, Prof Helmy yakin sampai masa pendaftaran ditutup, kuotanya bakal penuh.

Dia nambahin, pembukaan prodi ini dilatar-belakangi oleh besarnya potensi sumber daya mineral di berbagai daerah di Indonesia, tapi masih belum dimanfaatkan secara maksimal buat kemakmuran rakyat.

Menurutnya, hal itu terjadi karena masih terbatasnya SDM yang punya kompetensi di bidang pengelolaan potensi ESDM. Makanya lewat prodi ini, Unwahas berusaha melahirkan generasi yang kompeten dalam memaksimalkan potensi tersebut.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga ngapresiasi Unwahas yang berinisiatif membuka prodi teknik pertambangan. Menurutnya, sektor tambang itu termasuk sektor yang strategis. Dari kampus ini, diharapkan bakal lahir SDM yang mampu ngelola potensi ESDM yang besar itu.

“Indonesia punya kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari nikel, batubara, sampai mineral lainnya. Buat memaksimalkan potensi itu, kita butuh SDM yang profesional. Kami berharap Unwahas bisa berkontribusi memenuhi kebutuhan itu,” ujarinya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *