Semarang – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi sudah mengeluarkan surat keputusan (SK) yang berisi susunan panitia untuk tiga acara besar sekaligus: Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama, Konferensi Besar (Konbes), dan Muktamar ke-35 NU. SK bernomor 251/PB.01/A.II.01.01/99/05/2026 ini ditetapkan pada Jumat (8/5/2026).
Dalam SK tersebut, jadwalnya juga sudah ditentukan. Munas dan Konbes NU bakal digelar pada Juni 2026, sementara Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.
PBNU juga ngasih wewenang penuh ke panitia buat ngusulin kepanitiaan di tingkat daerah demi kelancaran Muktamar nanti. Soal biaya, semua konsekuensi pembiayaan ditanggung oleh kepengurusan PBNU masa bakti 2021–2026 di bawah pimpinan Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf.
Keputusan ini berlaku mulai tanggal ditetapkan sampai semua rangkaian acara Muktamar ke-35 selesai.
Struktur Panitia secara Garis Besar
Penanggung Jawab:
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.
Majelis Tahkim Muktamar (semacam majelis hakim)
Diisi oleh para kiai senior, di antaranya KH Miftachul Akhyar, KH Yahya Cholil Staquf, KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Nurul Huda Jazuli, KH Anwar Iskandar, KH Afifuddin Muhajir, KH Zakky Mubarok, KH Aniq Muhammadun, Prof Zainal Abidin, Prof Machasin, Prof Mohammad Nuh, KH Cholil Nafis, KH Said Asrori, Amin Said Husni, dan Saifullah Yusuf.
Sekretariat majelisnya dipimpin oleh KH Abdul Ghafur Maimoen dkk.
Penasehat:
KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Anwar Mansur, KH Nurul Huda Djazuli, KH Anwar Iskandar, KH Afifuddin Muhajir, KH Zulfa Mustofa, KH Sayyid Muhammad Hilal Al Aidid.
Steering Committee (SC) atau Panitia Pengarah:
Ketua: KH Akhmad Said Asrori
Wakil ketua: KH Abdul Ghafur Maimoen, KH Abdul Moqsith Ghazali, KH Sholahudin Al-Aiyub, KH Cholil Nafis, Prof Nizar Ali, KH Ulil Absar Abdalla, Prof Rumadi Ahmad.
Sekretaris: Prof Mohammad Nuh, dibantu sejumlah wakil sekretaris dan anggota dari berbagai kalangan kiai dan akademisi.
Tim Perancang Materi
Dibagi jadi empat bidang:
- Masa’il Waqi’iyyah (masalah aktual): dikoordinatori KH Muhibbul Aman Aly.
- Masa’il Maudlu’iyyah (masalah tematik): koordinator KH Cholil Nafis.
- Masa’il Qanuniyyah (masalah hukum/regulasi): koordinator KH Abdul Ghafur Maimoen.
- Organisasi, Program, dan Rekomendasi: masing-masing dikoordinatori oleh KH Miftah Faqih (organisasi), Nyai Alissa Wahid (program), dan Dr Juri Ardiantoro (rekomendasi).
Organizing Committee (OC) atau Panitia Pelaksana:
Ketua: Drs. H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Wakil ketua: Aizuddin Abdurrahman, Khofifah Indar Parawansa, Fahmi Akbar Idris, Gudfan Arif, KH Miftah Faqih, Umar Syah, Nuruzzaman, Prof Muh Mukri, Alissa Qotrunnada, KH Fahrurrozi, Muhammad Faisal, Abdullah Latopada, Ahmad Suaedy, Mohamad Syafi Alielha, Choirul Sholeh Rasyid.
Sekretaris: Amin Said Husni, dibantu banyak wakil sekretaris.
Selain itu, ada juga delapan seksi pendukung, yaitu:
- Kesekretariatan (koordinator Nur Hidayat)
- Acara dan Protokoler (koordinator Mohamad Syafi Alielha)
- Persidangan (koordinator Prof Mukri)
- Akomodasi dan Konsumsi (koordinator Yayah Ruchyati)
- Transportasi (koordinator Mujiburrohman)
- Dokumentasi dan Publikasi (koordinator Hari Usmayadi)
- Keamanan (koordinator Addin Jauharudin)
- Kesehatan (koordinator dr. Zulfikar As’ad)
Masing-masing seksi juga punya puluhan anggota yang terdiri dari kader NU, GP Ansor, PMII, dan tenaga profesional.
Dengan terbentuknya kepanitiaan ini, PBNU berharap persiapan Munas, Konbes, dan Muktamar ke-35 NU bisa berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik untuk jamaah dan organisasi. (*)