LAZISNU Aceh Singkil Sebar Kotak Koin NU, Ajak Warga Sisihkan Seribu Rupiah Sehari

Aceh Singkil  – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Aceh Singkil mulai menjalankan program yang disebut Gerakan Seibu Rupiah. Caranya dengan membagikan Kotak Infak (Koin) NU ke sejumlah tempat. Tujuannya, buat memperkuat kemandirian ekonomi umat.

Di tahap awal, program ini menyasar delapan kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil. Kotak-kotak koin itu dibagikan ke Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Danau Paris, Suro, Singkohor, dan Kuta Baharu. Semuanya diserahkan ke delapan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat, yang nantinya bakal mengelola dan mengembangkannya sampai tingkat desa.

Ketua LAZISNU Aceh Singkil, Fauzan Chaniago, bilang bahwa Gerakan Koin NU ini adalah cara menggalang dana infak secara besar-besaran dari warga NU. Hasilnya bakal dipakai buat mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan umat.

WhatsApp Hubungi Kami

“Gerakan Koin NU ini inisiatif penggalangan infak masif dari warga Nahdliyin yang dikelola LAZISNU. Tujuannya buat kemandirian finansial organisasi, kemaslahatan umat, pendidikan, kesehatan, sosial, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi sosial,” ujarnya kepada NU Online, Senin (11/5/2026).

Dia menjelaskan, nama “Gerakan Seibu” dipilih karena istilah itu udah akrab di telinga masyarakat Aceh Singkil. Konsepnya sederhana: ngajak orang bersedekah minimal seribu perak setiap hari.

“Penamaan Koin NU dengan Gerakan Seibu artinya sehari seribu, dan ini sudah lumrah di wilayah Aceh Singkil,” katanya.

Fauzan juga bilang, sasaran program ini meliputi instansi pemerintah dan swasta, warga NU, serta masyarakat umum yang mau ikut secara sukarela. Nantinya kotak-kotak infak bakal ditaruh di Kantor PCNU Aceh Singkil, kantor MWCNU, kantor kecamatan, sampai balai desa.

Dengan prinsip “Dari NU, oleh NU, untuk NU”, program ini diharapkan bisa jadi kekuatan ekonomi kolektif warga sekaligus ngeret hubungan organisasi dengan masyarakat akar rumput. Di awal, LAZISNU Aceh Singkil nyiapin 1.000 kotak Koin NU dengan target mengumpulkan sekitar Rp30 juta per bulan.

“Untuk tahap awal kita siapkan seribu kotak koin, target kita semoga tercapai Rp1.000 x 30 hari x 1.000 kotak koin = Rp30.000.000,” kata Fauzan.

Dia ngegas, pengelolaan dana dilakukan secara profesional dan transparan, mulai dari pengumpulan, pendistribusian, sampai pelaporan berkala yang diawasi internal. Dana yang terkumpul nanti bakal disalurkan buat kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi produktif masyarakat.

“Ada seribu kotak Koin NU yang kita sebarkan ke berbagai tempat. Semoga program ini bisa jalan dan sukses di Kabupaten Aceh Singkil, serta bisa membantu kemaslahatan umat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *