1.082 Siswa TK/PAUD dari Kudus dan Jepara Ikuti Manasik Haji, Bangun Karakter Islami Sejak Dini

Kudus  – Sebanyak 1.082 siswa dari Taman Kanak-Kanak (TK) atau Raudlatul Athfal (RA) se-Kabupaten Kudus dan Jepara, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan pengenalan manasik haji. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter Islami pada anak usia dini.

Para peserta berasal dari 13 lembaga pendidikan anak usia dini. Manasik haji diselenggarakan oleh TK Islam Terpadu (TKIT) Umar Bin Khathab (UBK) Kudus pada Sabtu (9/5/2026).

Animo Peserta Meningkat Dibanding Tahun Lalu

WhatsApp Hubungi Kami

Kepala TKIT Umar Bin Khathab Kudus, Eti Nidiawati, menyatakan bahwa animo peserta tahun ini cukup tinggi. Jumlah peserta mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 700 anak.

Selain dari Kudus, kegiatan ini juga diikuti oleh TPA Montessori School House Of Pome yang berasal dari Kabupaten Jepara.

Mengenal Rukun Islam Kelima

Melalui manasik haji ini, anak-anak diperkenalkan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima. Kegiatan ini juga mengajak anak-anak mempraktikkan langsung tata cara ibadah haji secara sederhana serta memotivasi mereka untuk bercita-cita pergi haji ke Tanah Suci.

Eti berharap kegiatan ini dapat menanamkan nilai-nilai keimanan dan kecintaan kepada Allah SWT, serta mengenalkan tata cara pelaksanaan ibadah haji sejak dini.

“Hal ini juga bagian dari upaya pembentukan karakter religius pada anak melalui pengalaman belajar yang bermakna,” ujarnya.

Belajar Disiplin, Tertib, dan Kerja Sama

Pengenalan ibadah haji tersebut diharapkan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui praktik langsung. Anak-anak juga dilatih mengikuti instruksi, disiplin, tertib, dan sabar selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan bersama ini juga menumbuhkan sikap kebersamaan, kerja sama, saling membantu, serta menghargai teman. Selain itu, manasik haji juga mengembangkan aspek perkembangan anak, seperti nilai agama dan budi pekerti, sosial emosional, bahasa, motorik, serta kognitif melalui kegiatan tematik.

“Kami juga berharap bisa memupuk rasa percaya diri dan keberanian anak dalam mengikuti kegiatan bersama ini,” tambah Eti.

Apresiasi dari Dinas Pendidikan Kudus

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kudus, Wahyul Huda S, mengapresiasi pelaksanaan manasik haji ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum pengalaman bagi anak untuk menumbuhkan nilai-nilai keagamaan.

Ia berharap kegiatan ini dapat menambah rasa iman dan Islam, serta membentuk karakter anak menjadi lebih baik ke depannya.

“Pembiasaan baik dalam pembentukan karakter Islami ini bisa menjadi agenda rutin agar anak-anak memiliki momentum yang lebih berharga, lebih bermakna, dan menumbuhkan karakter yang lebih baik,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *