Jakarta, kabarnujateng.com – Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Java Andalas Manunggal (JAM) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta.
Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sekaligus mendukung implementasi Kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Melalui kolaborasi tersebut, PT JAM berperan sebagai mitra agen PMB yang akan membantu memperluas akses informasi dan mempermudah calon mahasiswa menempuh proses pendaftaran di Unwahas.
Dekan Fakultas Hukum Unwahas, Dr. Muchamad Shidqon Prabowo, SH, MH, menegaskan kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendidikan hukum yang lebih inklusif.
“Kami berharap RPL membuka kesempatan bagi mereka yang sudah berpengalaman di dunia hukum untuk mendapatkan pengakuan formal atas keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki,” ungkapnya dalam rilis yang diterima kabarnujateng.com pada Sabtu (4/10).
Hal senada disampaikan Direktur PT JAM, Dr (c) Adv. Danang Rahmat Surono. Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya memperluas jangkauan promosi Unwahas, tetapi juga memberi nilai tambah bagi pendidikan tinggi di Indonesia.
“Kami bangga dapat berkolaborasi dengan FH Unwahas. Semoga sinergi ini berdampak positif dalam memperkenalkan lebih banyak calon mahasiswa pada fakultas yang memiliki standar tinggi dan relevansi dengan kebutuhan pasar,” jelasnya.
Selain pada bidang PMB, kerja sama ini juga mencakup asesmen RPL, pengembangan kurikulum sesuai perkembangan industri hukum, serta penyelenggaraan seminar, pelatihan, dan lokakarya. Kehadiran RPL diharapkan dapat mempercepat proses studi bagi praktisi hukum yang ingin memperoleh gelar akademik berdasarkan pengalaman mereka.
Fakultas Hukum Unwahas menegaskan, kolaborasi dengan PT JAM akan membawa manfaat langsung bagi kedua belah pihak, sekaligus mendorong inovasi dalam pengembangan pendidikan hukum di tanah air.