Patean, Gedung MWCNU – Jajaran pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor dan Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Kecamatan Patean menggelar kegiatan refleksi dan presentasi kader pasca-mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (SUSBALAN) Angkatan ke-V.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditempatkan bersamaan dengan rutinitas pertemuan *Selapanan Tuntun* Banser Patean yang dilaksanakan setiap Jumat Pon di Gedung NU.
Dalam acara tersebut, para kader yang didelegasikan sebagai utusan resmi PAC GP Ansor Patean mempresentasikan seluruh rangkaian kegiatan, materi, dan pengalaman yang mereka lalui selama tiga hari penuh di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Peron, Limbangan—tempat diselenggarakannya kaderisasi oleh PC GP Ansor Kabupaten Kendal tersebut.
Adapun para kader utusan PAC GP Ansor Patean yang telah menyelesaikan diklat tersebut dan menyampaikan presentasinya adalah:
Peserta PKL Angkatan V:
1. Mad Rondhi
2. Amirudin Maula
Peserta SUSBALAN Angkatan V:
1. Ali Maspuat
2. Abdullah
3. Naruh
4. Imam Fauzi
Presentasi ini bertujuan untuk mentransformasikan ilmu kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan kesiapsiagaan organisasi yang didapat selama diklat kepada seluruh jajaran pengurus di tingkat anak cabang.
Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Kendal, Ketua PAC GP Ansor Patean, Kepala Satkoryon (Kasatkoryon) Banser Patean, serta seluruh jajaran pengurus pleno Banser se-Kecamatan Patean.
Ketua PAC GP Ansor Patean menyambut baik inisiatif refleksi ini. Ia menegaskan bahwa presentasi ini merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan organisasi dari para utusan, sekaligus pemantik semangat bagi kader-kader lain di Kecamatan Patean untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui jenjang kaderisasi resmi Ansor dan Banser.
Melalui kegiatan selapanan dan refleksi ini, diharapkan soliditas internal Banser Patean semakin kuat, serta kader yang telah lulus PKL dan SUSBALAN mampu mengimplementasikan rencana Kerja tindak lanjut (RKTL) demi kemajuan organisasi, khidmah kepada ulama, dan benteng NKRI.