KENDAL – Wakil Bupati Kendal, H. Benny Karnady, S.Ag menghadiri pembukaan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) PAC IPNU-IPPNU Ke-XIV Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal yang berlangsung di halaman Gedung MWC NU Kecamatan Sukorejo, Ahad (16/11/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PC Muslimat NU Kendal, Hj. Niken Larasati, S.E, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Sukorejo KH. Reza Pahlevi, jajaran pengurus Banom NU Kecamatan Sukorejo, Forkompimcam Sukorejo, serta berbagai tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, KH. Reza Pahlevi menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para pendahulu sembari terus membuka diri terhadap inovasi. “Al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah — menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik,” ujarnya di hadapan para peserta konferensi.
Ia juga berpesan bahwa IPNU-IPPNU merupakan wadah kader pembelajar yang harus terus meningkatkan kapasitas, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik, termasuk belajar organisasi dan memperkuat jiwa khidmat.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal H. Benny Karnady, S.Ag dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan bahwa sebagian pemuda masa kini cenderung apatis dan tertutup. Menurutnya, perubahan zaman menuntut generasi muda untuk adaptif dan progresif.
“Pemuda hari ini harus mengikuti perkembangan zaman. Dahulu, Soekarno dan Hatta sejak muda sudah aktif dalam pergerakan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa peran pemuda sangat vital dalam membangun bangsa, sehingga penguasaan teknologi, media sosial, dan peningkatan keterampilan wajib menjadi perhatian utama.

Acara kegiatan Konferancab PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Sukorejo dibuka dengan ditandai pemukulan gong oleh Wakil Bupati Kendal didampingi tamu undangan.
Kegiatan Konferancab PAC IPNU-IPPNU Sukorejo dengan tema “Meneguhkan Estafet Kepemimpinan : Merawat Tradisi dan Mewujudkan Visi Pelajar NU yang Progresif” ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang cerdas, berintegritas, serta siap mengabdikan diri untuk masyarakat, agama, dan bangsa.