Pelantikan PAC GP Ansor Kecamatan Banyuurip Masa Khidmat 2025–2028, Menguatkan Gerakan Menjemput Masa Depan

Purworejo, kabarnujateng.com – 

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Banyuurip masa khidmat 2025–2028 resmi dilantik dan siap menguatkan gerakan dalam rangka menjemput masa depan organisasi. Pelantikan berlangsung khidmat pada Sabtu (31/01/2026) di Pendopo Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo.

Kegiatan diawali dengan penampilan tari dari santri Pondok Pesantren API Kanzul Hidayah Banyuurip, yang menambah nuansa religius dan budaya dalam rangkaian acara. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo.

WhatsApp Hubungi Kami

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banyuurip, Ketua Polosoro, Ketua MUI, perwakilan KUA Banyuurip, PW GP Ansor Jawa Tengah, PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, MWC NU Kecamatan Banyuurip beserta badan otonomnya, Dewan Penasehat, perwakilan DPK KNPI Kecamatan Banyuurip, perwakilan Pemuda Muhammadiyah, serta seluruh anggota PAC GP Ansor Kecamatan Banyuurip. Sejumlah PAC GP Ansor dari kecamatan sekitar juga turut hadir memberikan dukungan.

Wahidin Ketua PAC GP Ansor Banyuurip, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum pelantikan bukan sekadar estafet kepemimpinan, melainkan ajang meluruskan niat berkhidmah dalam Gerakan Pemuda Ansor dan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

“Ketika niat berorganisasi hanya untuk mencari materi, maka itu adalah niat yang keliru. Berkhidmah di Ansor adalah pengorbanan. Karena itu, mari kita menguatkan gerakan dengan merapatkan barisan, satu komando, dan taat instruksi pimpinan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan kader Ansor dalam menjemput masa depan organisasi.
“Ansor adalah NU masa depan dan masa depan NU. Siapkan diri dan pantaskan diri sahabat-sahabat semua untuk menyiapkan generasi penerus NU ke depan,” tuturnya.

Sementara itu, H. Tashilul Manasik Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Banyuurip masa khidmat 2025–2028, seraya berharap pelantikan ini menjadi langkah awal pengabdian yang penuh tanggung jawab.

Ia mengutip peribahasa dari H. Agus Salim, “Leiden is lijden” yang berarti “memimpin adalah menderita”. Menurutnya, kepemimpinan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan kesungguhan demi keberlangsungan roda organisasi.

Lebih lanjut, H. Tashilul Manasik menegaskan tiga karakter utama Gerakan Pemuda Ansor yang harus selalu tertanam dalam diri kader. Pertama, karakter keagamaan, di mana kader Ansor harus senantiasa menjaga nilai-nilai religius dan hadir di tengah masyarakat. Kedua, karakter kebangsaan, dengan menanamkan cinta tanah air serta menjaga persatuan, kesatuan, dan kebhinekaan. Ketiga, karakter kerakyatan, yaitu kesiapan kader Ansor untuk hadir dan berperan aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Komitmen kita bersama adalah menjadikan Ansor sebagai NU masa depan. Kita terus berikhtiar ndherekaken para masyayikh, mengharap keberkahan dari Hadrotusyaikh KH. Hasyim Asy’ari,” pungkasnya.

Kontributor: Achmad Rohadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *