SEMARANG, kabarnujateng.com – Sebanyak 24 stand meramaikan pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah masa khidmah 2025–2029 yang turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satu peserta kegiatan ialah Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) milik Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Temanggung bertajuk Karya Sahabat Ansor (KARSA). Kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Asshodiqiyah Semarang, Ahad (2/11/2025). Unit usaha tersebut menampilkan produk-produk unggulan kader Ansor di bidang kopi sebagai wujud kemandirian ekonomi.
Stand KARSA dijaga oleh Muhrodin selaku pengelola Pelatihan Barista Seklayu Ansor Temanggung. Ia menuturkan, keikutsertaan dalam ajang tersebut menjadi momentum promosi sekaligus pembuktian keberhasilan pemberdayaan kader di sektor kopi.
“Kami membawa kopi arabika dan robusta. Arabika berasal dari dataran tinggi Temanggung di atas 1.000 mdpl, sementara robusta dari wilayah yang lebih rendah. Jenis pengolahannya lengkap, mulai full wash, honey, natural, wine, hingga kopi hasil latihan peserta pelatihan di BLKK Seklayu,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh proses produksi dilakukan mandiri oleh kader dan petani lokal, mulai dari perawatan tanaman, panen, pengolahan pascapanen, penyangraian, hingga penyajian.
“Kalau istilah Jawanya, dari alas sampai gelas. Kita belajar semua proses hingga bisa menyajikan kopi sendiri,” ungkapnya.
Menurut Muhrodin, dari 20 kecamatan di Temanggung, sekitar separuh memiliki potensi pengembangan kopi, sementara sisanya merupakan sentra tembakau. Sejumlah peserta pelatihan telah menerapkan keahlian yang diperoleh dengan membuka usaha rumahan hingga berhasil menembus pasar ekspor melalui jejaring sahabat Ansor.
“Alhamdulillah, ada yang sudah kirim ke luar negeri melalui jaringan alumni, termasuk perusahaan milik kader Ansor. Penjualan juga sudah menjangkau luar Jawa,” ujarnya.
Ekspansi Digital dan Toko Fisik
Selain tampil melalui stand fisik, Karsa Ansor Temanggung juga tengah menyiapkan strategi pemasaran digital. Dalam waktu dekat, penjualan akan dilakukan melalui siaran langsung TikTok.
“Insyaallah Desember mulai live TikTok untuk pemasaran kopi dan tembakau khas Temanggung. Tokonya sudah siap, tinggal finalisasi,” jelasnya.
Saat ini, proses produksi dan pelatihan dipusatkan di BLKK Seklayu, gedung tiga lantai yang berlokasi di Jalan Temanggung–Salam KM 5, Kecamatan Kaloran.
Produk KARSA ditawarkan dengan harga terjangkau. Kopi seduh dibanderol Rp8.000–Rp15.000 per gelas, sementara kopi bubuk mulai Rp25.000 sesuai jenis. Keduanya juga menyediakan biji kopi bagi konsumen yang ingin menyeduh secara mandiri di rumah.