SEMARANG – Momentum Milad ke-36 Tahun berdirinya Pondok Pesantren Darul Amanah menjadi catatan istimewa bagi Pondok Pesantren Darul Amanah Ngadiwarno Sukorejo Kendal. Pesantren tersebut berhasil meraih penghargaan Inovasi Digitalisasi Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam Modern dalam ajang Malam Puncak Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Semarang.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pondok Pesantren Darul Amanah dalam menerapkan transformasi digital melalui sistem terpadu berbasis smart system di lingkungan pesantren. Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026 di Quest Hotel Simpanglima Semarang.
Pada malam penganugerahan, Pondok Pesantren Darul Amanah ditetapkan sebagai penerima penghargaan kategori pesantren yang menerapkan inovasi digitalisasi sebagai lembaga pendidikan Islam modern. Proses seleksi dilakukan oleh Radar Semarang melalui evaluasi internal serta masukan dari berbagai pemangku kepentingan pendidikan di Jawa Tengah.
General Manager Radar Semarang, Iskandar, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada lembaga pendidikan yang dinilai konsisten menghadirkan inovasi dan mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan.
“Penghargaan ini diberikan kepada Pondok Pesantren Darul Amanah atas komitmennya dalam mengembangkan inovasi pendidikan berbasis teknologi dan pelayanan modern di lingkungan pesantren,” ujarnya.
Hadir langsung mewakili Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, KH. Muhammad Fatwa, M.S.I yang juga menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Amanah (STAIDA) Kendal.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi kado istimewa dalam rangka Milad ke-36 Pondok Pesantren Darul Amanah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan pesantren di era digital.
“Momentum Milad ke-36 ini menjadi semangat baru bagi Darul Amanah untuk terus berinovasi menghadirkan pendidikan Islam yang modern, profesional, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kepesantrenan,” ungkapnya.
Pondok Pesantren Darul Amanah dinilai layak menerima penghargaan karena berhasil menerapkan sistem digital secara terpadu dalam tata kelola dan pelayanan pesantren. Transformasi digital tersebut diwujudkan melalui pengelolaan administrasi berbasis teknologi yang meliputi data santri, absensi, perizinan, hingga layanan informasi pesantren secara sistematis dan terintegrasi.
Dalam bidang keuangan, Darul Amanah juga menerapkan sistem pembayaran digital yang memudahkan wali santri dalam melakukan pembayaran syahriyah, daftar ulang, maupun kebutuhan pendidikan lainnya secara aman, cepat, dan efisien. Sistem tersebut turut meningkatkan akurasi laporan keuangan serta meminimalisasi kesalahan administrasi.
Selain itu, layanan komunikasi dan informasi pesantren kini dapat diakses secara daring sehingga memudahkan wali santri memperoleh informasi akademik, kegiatan santri, hingga perkembangan pendidikan secara real time. Inovasi tersebut menjadi bukti bahwa pesantren mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan tradisi dan nilai-nilai Islam.
Penghargaan ini sekaligus mempertegas posisi Pondok Pesantren Darul Amanah sebagai salah satu pesantren modern yang terus bergerak maju dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi, sejalan dengan visi pesantren untuk mencetak generasi unggul, berakhlak, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Malam Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 sendiri merupakan bentuk penghormatan Jawa Pos Radar Semarang kepada para pendidik, institusi, komunitas, dan tokoh yang memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Jawa Tengah serta menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026.