Jemaah Haji Asal Lombok Ditolak Masuk ke Arab Saudi, Ini Penyebabnya

Makkah, MINA — Seorang calon jemaah haji asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, terpaksa dipulangkan ke Indonesia karena pihak imigrasi Arab Saudi menolak kedatangannya. Alasan penolakan ini karena pria tersebut tercatat punya masalah imigrasi di masa lalu.

Petugas imigrasi Kerajaan Saudi menjelaskan bahwa sistem mereka mendeteksi kalau jemaah ini pernah melanggar aturan izin tinggal saat berkunjung ke Saudi sebelumnya. Pelanggarannya dianggap serius karena terkait dengan keamanan dan ketertiban selama musim haji.

Berdasarkan data yang ada, jemaah tersebut pada 2017 lalu masuk ke Arab Saudi dengan visa umrah. Namun, dia tidak pulang sesuai jadwal yang ditentukan. Dia justru memilih tinggal lebih lama untuk menunggu musim haji, dan itu jelas melanggar aturan imigrasi di sana.

WhatsApp Hubungi Kami

Ketika dia berusaha masuk lagi tahun ini untuk menunaikan ibadah haji, sistem biometrik imigrasi langsung mendeteksi pelanggaran lama itu. Akibatnya, dia dilarang masuk dan namanya masuk daftar hitam untuk waktu tertentu, sehingga tidak bisa kembali ke Arab Saudi dalam jangka waktu yang ditetapkan.

Kebijakan tegas ini sebenarnya bagian dari upaya pemerintah Saudi untuk menegakkan disiplin selama musim haji, agar ibadah berjalan tertib dan aman. Pihak berwenang setempat sudah menegaskan bahwa hanya jamaah yang memenuhi semua persyaratan resmi yang boleh masuk ke tanah suci, termasuk Makkah dan Madinah.

Saudi juga makin ketat mengawasi berbagai pelanggaran keimigrasian, seperti overstay visa dan praktik haji ilegal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *