Pati, kabarnujateng.com -Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kabupaten Pati mencatatkan capaian luar biasa sepanjang tahun khidmah 2025. Dalam Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu–Ahad (7–8/2/2026), terungkap bahwa total penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) mencapai Rp52.561.495.730.
Capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan warga Nahdliyin di Kabupaten Pati kepada LAZISNU sebagai lembaga pengelola dana umat. Kepercayaan itu diwujudkan melalui berbagai program pelayanan, khususnya di sektor kesehatan. Sepanjang 2025, Mobil Layanan Umat LAZISNU Pati tercatat telah melayani 4.891 perjalanan pasien, baik untuk rujukan dalam kota maupun luar daerah.
Momentum Evaluasi dan Proyeksi 2026
Ketua PCNU Kabupaten Pati, H. Yusuf Hasyim, menegaskan bahwa besarnya dana yang terhimpun—terutama melalui program Koin NU—harus diiringi dengan tanggung jawab moral yang besar.
“Sebagai amil, kita membawa amanah besar dari umat. Karena itu, pengelolaan dana harus transparan, profesional, dan ditasyarufkan sesuai lima pilar LAZISNU: pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial kebencanaan, dan lingkungan,” tegasnya di hadapan pengurus UPZIS tingkat MWCNU dan Ranting se-Kabupaten Pati.
Senada dengan itu, Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Pati, Edi Kiswanto, menyampaikan bahwa Rakorcab dan Bimtek ini bukan sekadar agenda seremonial penutupan tahun, melainkan forum evaluasi menyeluruh untuk memetakan arah gerak organisasi ke depan.
“Kita ingin memastikan seluruh UPZIS memiliki pemahaman yang sama dalam tata kelola kelembagaan, sehingga kinerja di tahun 2026 semakin terarah dan berdampak luas,” ujarnya.
Penganugerahan LAZISNU Pati Award
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pengelola di tingkat kecamatan, LAZISNU PCNU Pati juga menganugerahkan LAZISNU Award kepada MWCNU dengan kinerja terbaik, yakni:
Terbaik I: LAZISNU MWCNU Kecamatan Winong
Terbaik II: LAZISNU MWCNU Kecamatan Kayen
Terbaik III: LAZISNU MWCNU Kecamatan Tayu
Rangkaian kegiatan Rakorcab ditutup dengan ziarah dan studi banding ke LAZISNU PCNU Kabupaten Magelang. Kegiatan ini menjadi sarana berbagi praktik baik (best practice) guna memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat.
Dengan capaian dana puluhan miliar serta ribuan layanan kesehatan yang telah diberikan, LAZISNU PCNU Kabupaten Pati meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas amil demi kemaslahatan masyarakat yang lebih luas.
LAZISNU PCNU Pati Himpun Rp52,5 Miliar di 2025, Ribuan Warga Terlayani Mobil Kesehatan