Kendal, kabarnujateng.com – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kendal, H. Ali Nurudin, ST, menekankan pentingnya kedisiplinan dan militansi bagi setiap kader Banser.
Hal itu disampaikan dalam pembukaan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Angkatan 23 gelombang ke-5 yang dipusatkan di Desa Tambahrejo, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal. Jum’at, (26/9/2025).
Kegiatan yang ini dibuka secara resmi dengan ditandai pemukulan gong dan penyematan tanda peserta secara simbolis. Hadir dalam acara itu, Wakil Bupati Kendal H. Benny Karnady, S.Ag., Ketua PC Muslimat NU Kendal Hj. Niken Larasati, Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah KH. Wahidin Said, SH, MH, Kasatkorcab Banser Kendal, jajaran pengurus MWCNU Pageruyung, serta Ketua PAC se-Kecamatan Patean, Sukorejo, Plantungan, dan Pageruyung.
Dalam sambutannya, H. Ali Nurudin menegaskan bahwa Banser tidak boleh dipandang hanya sebagai pasukan pengaman ulama, melainkan juga sebagai garda terdepan dalam menjaga bangsa dan negara.
“Peserta harus disiplin dan militan, serta mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir. Banser Ansor tidak hanya bertugas sebagai pengawal ulama, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.
Ali Nurudin juga menekankan bahwa kaderisasi melalui Diklatsar menjadi bagian penting dari upaya Ansor menjaga tradisi, memperkuat organisasi, serta menyiapkan generasi yang siap berkhidmat. Ia berharap peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki jiwa keikhlasan dalam pengabdian.
“Dengan Diklatsar ini, kami berharap lahir kader-kader Banser yang tangguh, berdisiplin, dan mampu mengabdi sepenuh hati untuk agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Acara ini juga mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Kendal, H. Benny Karnady, yang menilai keberadaan Ansor dan Banser sangat penting, baik bagi masyarakat Kendal maupun dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.