Yakaumi dan Pemkab Wonosobo Sinergi Tingkatkan Kesejahteraan Umat

Wonosobo, kabarnujateng.com
Yayasan Amal dan Kesejahteraan Umat Islam (Yakaumi) Kabupaten Wonosobo melaporkan penghimpunan dan penyaluran dana infak serta sedekah pada triwulan ketiga 2025. Hingga awal Juli, tercatat dana terkumpul sebesar Rp316 juta. Sementara periode Juli–September 2025 terkumpul tambahan Rp79 juta.

Ketua Yakaumi Wonosobo, H Muhammad Said, menjelaskan dana tersebut bersumber dari aparatur sipil negara (ASN) di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Wonosobo, instansi vertikal, serta berbagai unsur masyarakat.

“Dana yang masuk kami salurkan untuk membantu dhuafa, warga kurang mampu, maupun kebutuhan sosial lain di Wonosobo dan sekitarnya. Bentuknya antara lain bantuan pengobatan pasien tanpa BPJS, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pendidikan, tempat ibadah, kegiatan keagamaan, hingga bantuan kemanusiaan,” paparnya dalam Sarasehan Ulama-Umaro, Pembukaan Amal Infak Yakaumi, dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw, di Pendopo Bupati Selatan, Senin (23/9/2025).

Dalam periode Juli–September 2025, Yakaumi menyalurkan dana sebesar Rp71 juta. Menurut M Said, hal ini menunjukkan komitmen lembaganya untuk terus bersinergi dengan Pemkab Wonosobo dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini mampu mewujudkan masyarakat Wonosobo yang lebih sejahtera, harmonis, serta berdaya,” ujarnya.

Apresiasi Bupati
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyampaikan apresiasi atas kiprah Yakaumi yang aktif mendukung program keagamaan dan sosial. Ia berharap Yakaumi terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

“Saya juga mendorong para kepala OPD agar mendukung penuh program Yakaumi, sekaligus memberi teladan bagi bawahannya. Pemimpin harus mampu membangun organisasi yang sehat, menjadi tempat curah gagasan, dan memberikan teladan akhlak yang baik,” pesannya.

Sarasehan tersebut turut menghadirkan KH Ahmad Chaedar Idris, pengasuh Pesantren Al Mansyur Kauman sekaligus Mustasyar PCNU Wonosobo. Dalam tausiyahnya, Kiai Chaedar menegaskan pentingnya keimanan sebagai jalan keselamatan abadi, demi terwujudnya masyarakat Wonosobo yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt.

Penulis: Muharno Zarka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *