Semarang, kabarnujateng.com – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang terus memperluas jejaring internasionalnya. Upaya terbaru dilakukan melalui rintisan kerja sama dengan Halal Institute, Prince of Songkla University (PSU), Thailand, yang diawali dengan kunjungan Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK) Unwahas pada Sabtu (22/11/2025).
Kepala KUIK Unwahas, Dr. Nanang Nurcholis, menegaskan bahwa kunjungan ke Halal Institute PSU merupakan langkah strategis untuk memperkuat visi Unwahas sebagai kampus berwawasan internasional, terutama dalam pengembangan industri halal dan penelitian global.
“Tujuan utama kunjungan ini adalah menjalin dan mempererat kerja sama internasional di berbagai bidang, termasuk pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berfokus pada ekosistem halal,” ujarnya di Semarang, Senin (24/11/2025).
Nanang menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Unwahas juga mulai menjajaki peluang program pertukaran mahasiswa dan dosen (student and staff mobility). Program ini diharapkan membuka ruang bagi sivitas akademika kedua kampus untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman.
Ia menambahkan, Halal Institute PSU merupakan salah satu institusi terkemuka di Asia Tenggara dalam riset, pengujian, dan sertifikasi produk halal. Karena itu, Unwahas sekaligus melakukan benchmarking terkait pengelolaan pusat studi dan laboratorium halal yang efektif dan terintegrasi.
Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Internasionalisasi Unwahas, Dr. Ratih Pratiwi, menyambut positif hasil kunjungan tersebut. Menurutnya, rencana kolaborasi antara Unwahas dan PSU sangat strategis, terutama dalam penguatan Halal Centre Universitas Wahid Hasyim.
“Kolaborasi ini akan melibatkan fakultas-fakultas yang memiliki core halal dalam riset dan kegiatan akademik, seperti halal food, halal tourism, halal cosmetics, halal pharmaceuticals, halal supply chain/manufacturing, halal entrepreneurship, halal certification and auditing, serta bidang halal lainnya yang relevan,” jelasnya.
Selain kerja sama akademik, kunjungan tersebut juga membahas peluang pelatihan dan sertifikasi halal bagi mahasiswa Unwahas. Program ini dinilai akan menjadi nilai tambah bagi daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.
“Alhamdulillah, tim KUIK Unwahas diterima langsung oleh Prof. Dr. Asman Taeali, Direktur Halal Institute PSU, yang menyambut sangat positif inisiatif ini. InsyaAllah, penandatanganan MoU dan pelaksanaan kegiatan kolaboratif pertama akan dijadwalkan pada Januari 2026,” pungkasnya.