Kendal, kabarnujateng.com
Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda Ansor Penaruban, Kecamatan Weleri, menggelar kegiatan futsal bersama Majelis Shalawat Azzahir Pekalongan dan Majelis Shalawat Al Husna Weleri dengan melibatkan para pemuda Penaruban di Titik Temu Sport Pekalongan, Senin (25/5/2026) malam. Kegiatan berlangsung meriah, penuh keakraban, dan menjadi sarana mempererat hubungan antarpemuda.
Pertandingan persahabatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga wadah silaturahmi dan upaya mengajak generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan positif dan bermanfaat. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan dengan semangat kebersamaan dan sportivitas.
Ketua PR GP Ansor Penaruban, Ahmad Muhammad Zakiy Nur Sekha menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari ikhtiar membangun solidaritas pemuda sekaligus memperkuat hubungan antarorganisasi kepemudaan dan majelis keagamaan.
Ia menuturkan, pemuda perlu diarahkan pada aktivitas yang sehat dan produktif agar memiliki ruang berkumpul yang positif. Menurutnya, olahraga dapat menjadi media efektif untuk membangun kekompakan dan mempererat persaudaraan.
Zaky juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi rencana kerja tindak lanjut (RKTL) usai dirinya mengikuti Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Peron, Limbangan. Sebagai peserta Kelompok 1 PKL, ia bersama rekan-rekannya didorong untuk menghadirkan gerakan nyata di tengah masyarakat setelah proses kaderisasi selesai dilaksanakan.
Menurutnya, semangat kaderisasi tidak cukup berhenti pada pelatihan, tetapi harus diwujudkan dalam kegiatan yang menyentuh langsung kalangan muda. Karena itu, olahraga dipilih sebagai pendekatan yang dekat dengan keseharian pemuda.
Pimpinan Majelis Shalawat Al Husna Weleri, Ustadz Firman Hidayat mengapresiasi langkah Ansor Penaruban dalam menghadirkan kegiatan sederhana namun memiliki dampak positif bagi generasi muda.
Ia berharap kegiatan serupa terus digelar karena mampu menghadirkan suasana kebersamaan, memperkuat ukhuwah, sekaligus menjaga semangat hidup sehat di kalangan pemuda.
Sementara itu, anggota Majelis Shalawat Azzahir Pekalongan, Ustadz Yan Lucky menilai sinergi antara organisasi kepemudaan dan majelis shalawat menjadi langkah baik dalam merawat persaudaraan di tengah masyarakat.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi sarana dakwah yang ringan dan menyenangkan sehingga anak muda lebih mudah diajak berkumpul dalam lingkungan yang positif serta penuh semangat solidaritas.