BANYUMAS, kabarnujateng.com – Madrasah Diniyah (Madin) Al Ittihaad 2 Pasir Lor, Karanglewas, menggelar rapat koordinasi (Rakor) staf Tata Usaha pada Ahad Pon malam (28/9/2025).
Forum yang dikemas dalam agenda “Selapanan Evaluasi Kerja” ini menjadi ajang muhasabah sekaligus pemantapan langkah menghadapi Tes Catur Wulan (Cawu) II dan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025.
Kepala Madrasah, Ustadz Jamil, S.Pd., menegaskan peran strategis Tata Usaha sebagai motor penggerak madrasah.
“Kerja TU bukan hanya mencatat, tapi mencatatkan amal. Ini ibadah struktural yang menopang ruhul madrasah. Mari jaga amanah ini dengan kerja cerdas, ikhlas, dan tuntas,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Ustadz Jamil memaparkan lima peran utama TU, mulai dari pengelolaan administrasi dan keuangan, literasi teknologi, pengoperasian EMIS-SIMBA, hingga inovasi program JUS BAE (Juguran Bareng Bahas EMIS dan SIMBA) serta semangat REMBLONG (Realisasi Madrasah Berbasis Lingkungan, Organisasi, Nilai, dan Gotong Royong).
Selain evaluasi, forum juga diisi dengan pembahasan teknis pelaksanaan Tes Cawu II. Ketua Tim Pelaksana Ujian, Hidayatul Muttaqin, menegaskan ujian akan diatur lintas kelas agar lebih efektif sekaligus menjadi ruang sosialisasi antar siswa.
Rapat turut membahas persiapan Hari. Santri 2025, di mana Madin Al Ittihaad dipercaya sebagai tuan rumah pusat kegiatan di Karanggude, Karanglewas.
“Hari Santri bukan sekadar seremonial, melainkan wujud cinta pada pesantren, bangsa, dan Rasulullah,” ujar salah satu peserta.
Melalui Selapanan ini, staf TU Al Ittihaad 2 bertekad menata administrasi dengan profesional, menjaga marwah madrasah, serta menjemput ridha Ilahi.